Entri Populer

Jumat, 20 Juli 2012

Manfaat Kompos


Kompos adalah hasil penguraian parsial/tidak lengkap dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembap, dan aerobik atau anaerobic
Kompos memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari beberapa aspek:

·         Aspek Ekonomi :
Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah
Mengurangi volume/ukuran limbah
Memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya
·         Aspek Lingkungan :
Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah dan pelepasan gas metana dari sampah organik yang membusuk akibat bakteri metanogen di tempat pembuangan sampah
Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan
·         Aspek bagi tanah/tanaman:
Meningkatkan kesuburan tanah
Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah
Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah
Meningkatkan aktivitas mikroba tanah
Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)
Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman
Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman
Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah

Ibu


Ibu
Farhan           : “ Kak, PSP aku dimana? ”
Jeani              : “ Ih, bukan aku yang menyimpan! Tanya saja sama Prita ! “
Prita                : “ Aku juga tidak tau dimana PSP Farhan. “
Farhan           : “ Terus siapa yang menyimpanya ? “
Wulan             : “ Ada apa ini ribut-ribut ? “
Putu               : “ Tau nih dari tadi berisik terus bu “
Merry              : “ Farhan kamu mencari apa dari tadi? “
Farhan           : “ PSP aku hilang  bu “
Rifqi                : “ Itu PSP kamu dimainkan oleh Putu “
Gama             : “ Sudah jangan bermain game terus , Nak. Besok kan sekolah “
Merry              : “ Yasudah semuanya tidur, besok pagi-pagi jangan sampai telat                 
                             Bangun. “
Semua anak : “ Iya bu “
Keesokan harinya , semua anggota keluarga bangun dan bersiap-siap untuk bekerja dan bersekolah.
Merry              : “ Prita, kaka-kakamu sudah bersiap-siap untuk pergi sekolah? “
Prita                : “ Sudah  bu tapi kami belum sarapan “
Gama             : “ kalian semua sarapan di sekolah saja ya,Nanti papa kasih uang .”
Semua anak : “ Iya yah “
Rifqi                : “ Ayo anak-anak kita berangkat sekarang “
Farhan           : “ Jangan lupa pamit sama Ayah dan Ibu “
Jeani              : “ Oh iya “
Semuanya pun bersalaman dan berpamitan kepada Ayah & Ibu

Ibu


Ibu
Farhan           : “ Kak, PSP aku dimana? ”
Jeani              : “ Ih, bukan aku yang menyimpan! Tanya saja sama Prita ! “
Prita                : “ Aku juga tidak tau dimana PSP Farhan. “
Farhan           : “ Terus siapa yang menyimpanya ? “
Wulan             : “ Ada apa ini ribut-ribut ? “
Putu               : “ Tau nih dari tadi berisik terus bu “
Merry              : “ Farhan kamu mencari apa dari tadi? “
Farhan           : “ PSP aku hilang  bu “
Rifqi                : “ Itu PSP kamu dimainkan oleh Putu “
Gama             : “ Sudah jangan bermain game terus , Nak. Besok kan sekolah “
Merry              : “ Yasudah semuanya tidur, besok pagi-pagi jangan sampai telat                 
                             Bangun. “
Semua anak : “ Iya bu “
Keesokan harinya , semua anggota keluarga bangun dan bersiap-siap untuk bekerja dan bersekolah.
Merry              : “ Prita, kaka-kakamu sudah bersiap-siap untuk pergi sekolah? “
Prita                : “ Sudah  bu tapi kami belum sarapan “
Gama             : “ kalian semua sarapan di sekolah saja ya,Nanti papa kasih uang .”
Semua anak : “ Iya yah “
Rifqi                : “ Ayo anak-anak kita berangkat sekarang “
Farhan           : “ Jangan lupa pamit sama Ayah dan Ibu “
Jeani              : “ Oh iya “
Semuanya pun bersalaman dan berpamitan kepada Ayah & Ibu

Selasa, 17 Juli 2012

Pelajaran Softskill di Balik Piala Eropa


Pelajaran Softskill di Balik Piala Eropa

            Demam piala Eropa dirasakan juga oleh negara Indonesia, baik dari kalangan anak kecil maupun kalangan dewasa turut ikut menghebohkan suasana piala Eropa. Piala Eropa yang diselenggarakan di Ukraina dan Polandia  pada tanggal 8Juni disaksikan oleh ratusan ribu orang yang ingin menonton aksi para idola mereka dalam bermain sepak bola. Para pemain sepak bola sudah mempersiapkan dirinya sebelum event terbesar ini dimulai dengan latihan semaksimal mungkin dengan diberi bimbingan oleh pelatih mereka.
            Para pemain sepak bola ini memiliki softskill yang cukup bagus seperti memiliki kemampuan beradaptasi, komunikasi, kepemimpinan, disiplin dan pengambilan keputusan yang dirasakan bisa terpenuhi. Selain itu, masih ada lagi softskill yang mungkin saja belum dimiliki oleh para pemain. Di dalam permainan sepak bola dibutuhkan softskill agar dapat berinteraksi dengan pemain lainnya. Permainan yang menarik antar satu tim dapat dilihat dari  interaksi atau berkomunikasi yang baik diantara sesama pemain, saling berbagi dan tidak egois dalam bermain bola. Hal seperti inilah yang harus dimiliki baik dari pemain sepak bola, kipper, wasit bahkan pelatihnya pun harus memiliki softskill agar bisa memberikan motivasi maupun dorongan kepada pemain sepak bola. Kita bisa lihat bahwa pemain sepak bola saling berinteraktif, disiplin akan berlatih, saling bekerja sama dan tidak egois . Hal itu yang membuat permainan sepak bola menjadi bagus dan spektakuler.
            Oleh karena itu, pelajaran softskill sangat penting bagi siapapun. Tidak terbatas siapa pun orangnya yang penting kita bisa menanamkan atau memiliki softskill karena dengan adanya beberapa softskill yang kita miliki, kita mampu menjalani kehidupan dengan lebih baik. Supaya kehidupan kita lebih baik lagi, kita juga harus bisa menyeimbangkan hardskill yang kita miliki.

Tingkat Motivasi


Tingkat Motivasi

            Motivasi adalah satu penggerak dari dalam hati seseorang untuk melakukan atau mencapai sesuatu tujuan. Selain itu, kata motivasi seringkali diartikan dengan istilah dorongan. Dengan adanya dorongan dari seseorang, kita mampu memperoleh apapun yang kita inginkan. Ada beberapa tingkat motivasi yaitu, tingkat political, tingkat emotional dan tingkat spiritual.
            Tingkat motivasi yang pertama adalah tingkat political. Tingkat ini membahas tentang suatu kegiatan yang hanya melakukan apa yang disuruh oleh seseorang. Seseorang yang memiliki tingkat ini bisa diartikan bahwa dia hanya melakukan suatu tugas yang diperintahkan saja dan tidak mau mengembangkan diri untuk melakukan sesuatu yang lebih. Tingkat motivasi kedua adalah tingkat emosional. Tingkat ini membahas tentang suatu motivasi untuk melakukan suatu kegiatan sesuai kemauan dan ekspresif. Seseorang yang memiliki tingkat ini bisa diartikan bahwa dia melakukan tugas sesuai kemauan dia juga dia melakukan lebih dari apa yang ditugaskan karena semakin dia mengerjakan tugas maka semakin baik yang didapat. Tingkat motivasi yang ketiga adalah tingkat spiritual. Tingkat ini membahas tentang adanya motivasi atau dorongan yang lebih dikuatkan dengan agama juga usaha kita. Tingkat ini membahas tentang seseorang yang melakukan suatu kegiatan lebih dari apa yang diperintahkan juga selaras dengan dorongan spirit atau agama. Tingkat ini sangat bagus bagi seseorang yang ingin kehidupannya lebih baik lagi.
            Saya pribadi berpendapat bahwa tingkat motivasi yang saya miliki adalah tingkat spiritual. Sebagai contoh, terkadang saya melakukan tugas lebih dari apa yang diperintahkan dosen. Selain itu saya juga melakukan dengan niat ridho Allah dan diiringi dengan kuatnya agama. Karena orang tua saya mengajarkan bahwa sesuatu hal yang kita kerjakan harus selaras, serasi dan seimbang dengan spiritual atau agama. Saya juga yakin dengan kuatnya agama, sesuatu yang kita kerjakan akan berjalan dengan lancar sesuai ridho Allah SWT. Karena Allah senantiasa mempermudah umatnya dalam berusaha dan kita sebagai umat-Nya tak luput berdoa dan bertawakal agar memperoleh hasil yang kita inginkan.
            Oleh karena itu, sebaiknya kita melakukan suatu tugas atau kegiatan diiringi dengan spirit atau agama. Karena dengan dikuatkan agama maka apa yang kita lakukan akan dipermudahkan oleh Allah. 

Koin untuk KPK


Koin untuk KPK

            Konon kabarnya, gedung lama tak mencukupi lagi menampung ‘balatentara’ pejuang pemberantasan korupsi yang dalam perkembangannya meningkat dua kali lipat. Pihak KPK berinisiatif membangun gedung baru untuk menampung para balatentara tersebut. Tapi permohonan KPK ditolak oleh DPR karena ada beberapa anggota DPR yang terkadang terlibat korupsi yang mengakibatkan pihak tersebut ketakutan akan dibangunnya gedung baru KPK. Aksi KPK menimbulkan pro dan kontra diberbagai kalangan usia, mulai dari anak kecil, remaja hingga orang dewasa turut memberikan opini terhadap aksi KPK tersebut.
            Pihak yang bertentangan dengan aksi KPK ini selain DPR ada juga dari Gerakan masyarakat dan mahasiswa penyelamat (GEMMAP) KPK yang menginginkan agar penggalangan koin untuk gedung baru KPK dihentikan. Menurut mereka, tugas dari KPK hanyalah untuk memberantas para koruptor dan menuntaskan kasus-kasus korupsi yang saat ini merajalela di negara kita. Aksi GEMMAP bisa diterima oleh pihak KPK, karena pihak KPK sadar dengan kewajiban tugasnya untuk memberantas korupsi dan menuntaskan kasus korupsi. Tetapi KPK sudah terlanjur dengan menggalang aksi “Koin KPK” untuk membangun gedung baru yang akan ditempati para balatentara.
            Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun menunjukkan keikutsertaanya dalam pengumpulan koin untuk gedung baru komisi tersebut. Contohnya saja anak sd yang rela menyerahkan tabungannya berupa koin sisa uang jajan untuk mendukung aksi KPK tersebut. Mereka melakukan aksi ini pada saat menoton televise, sehingga tergerak hati anak sd tersebut untuk membantu aksi KPK. Sebelumnya, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Koalisi Saweran Untuk Gedung Baru KPK melakukan aksi pengumpulan koin.

http://www.tribunnews.com/2012/07/05/kpk-didesak-hentikan-penggalangan-koin-gedung-baru

Posisi Menentukan Prestasi


Posisi Menentukan Prestasi

            Seringkali kita dengar istilah “Posisi Menentukan Prestasi” dimana banyak orang berpendapat tentang istilah tersebut. Mereka beranggapan bahwa istilah tersebut kadang terasa benar dalam kehidupan dalam artian menjalani kehidupan mereka mengalami suatu kejadian yang sesuai dengan istilah tersebut.
            Menurut pakar psikologi, tempat duduk ternyata memang bisa memengaruhi kemampuan konsentrasi siswa. Ada beberapa anak yang bisa fokus duduk di dekat guru. Adapula anak-anak yang mudah fokus jika duduk di belakang. Cari posisi tempat duduk bagi anak yang memungkinkan dia tetap fokus dan tidak terganggu dengan hal apapun.
            Dalam pernyataan posisi menentukan prestasi ini, bisa diambil contoh misalnya para pelajar baik dari kalangan SD, SMP, SMA bahkan bagi mahasiswa sekalipun masih melekat istilah tersebut. Sebagian pelajar mempersiapkan diri sebelum ulangan ataupun ujian dengan belajar dan membahas soal, tetapi sebagian pelajar lainnya beranggapan bahwa dalam ulangan/ujian istilah “posisi menentukan prestasi” sangat berpengaruh pada sebuah tempat duduk yang memungkinkannya secara leluasa mendapat limpahan rejeki berupa bocoran jawaban soal.
            Dari pernyataan diatas, bahwa ada beberapa hal positif dan negatif dari istilah posisi menentukan pretasi. Hal positif diantaranya, anak-anak yang mencari posisi duduk yang nyaman, duduk didekat guru merupakan suatu hal yang baik agar dia tetap focus dan tidak terganggu dengan hal apapun. Tetapi hal negatif dari istilah tersebut diantaranya, rasa malas yang sangat tinggi untuk belajar karena mereka lebih percaya dengan istilah posisi menentukan prestasi, rasa kejujuran sangat rendah ketimbang kecurangan yang dia lakukan pada saat ulangan/ujian.
            Oleh karena itu, sebaiknya bagi para pelajar maupun lapisan masyarakat lainnya dihimbau jangan terlalu mempersepsi istilah “posisi menentukan prestasi” dalam kehidupan walalupun ada kalanya istilah tersebut benar.